Belasan Saksi Dihadirkan di Sidang Lanjutan Korupsi Bankeusus TA. 2017 di Kab. Bengkayang

BENGKAYANGKejari Bengkayang –  Agenda pembuktian dalam kasus dugaan korupsi Penyimpangan Penyaluran Dana Bantuan Khusus dari BPKAD  Kab. Bengkayang Kepada Pemerintah Desa di Wilayah Kab. Bengkayang yang Bersumber dari APBD Kab. Bengkayang TA. 2017 terus bergulir.  Belasan saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkayang guna meyakinkan dakwaan korupsi pada 11 terdakwa lanjutan dalam perkara ini.

JPU Adityo Utomo, S.H. menerangkan, hingga pekan ketiga persidangan masih beragendakan pembuktian. Setelah pembacaan dakwaan pada sidang perdana, pihaknya mengajukan beberapa saksi untuk diperiksa oleh majelis hakim PN Tipikor Pontianak.

“Pada sidang yang lalu diagendakan untuk mendengarkan eksepsi dari para terdakwa, namun tidak ada yang mengajukan eksepsi. Sehingga pada sidang pekan ketiga ini kami hadirkan 15 orang saksi yang terdiri dari para Kepala Desa dan Bendahara Desa,” kata Adityo.

Dia mengatakan, dalam perkara itu sebenarnya ada beberapa saksi baik dari pihak Desa, Konsultan, Bank maupun BPKAD. Akan tetapi, pihaknya memang tidak akan menghadirkan seluruhnya ke persidangan. JPU menilai saksi-saksi yang sudah diperiksa di pengadilan cukup menguatkan dakwaan, sehingga pemeriksaan saksi selanjutnya akan langsung menghadirkan pihak dari BPKAD Kab. Bengkayang yang juga telah menjadi terpidana.

Hari ini 15 orang saksi yang diperiksa ialah Kepala Desa Suka Maju, Karya Bhakti, Bange, Babane, Marunsu, Samalantan, Gua, Sebau beserta Bendahara Desa. Saksi-saksi tersebut merupakan penerima dana Bankeusus TA. 2017 dan telah membayarkan uang  kepada pihak ketiga selaku pelaksana pekerjaan yang merupakan 11 terdakwa yang disidangkan saat ini.

“Seluruhnya memaparkan keterangannya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Pada intinya, keterangan saksi-saksi itu sudah menguatkan dakwaan yang kami sampaikan dalam sidang pertama,” ujarnya.

Pada persidangan pekan depan, JPU berencana menghadirkan saksi utama dari BPKAD Kab. Bengkayang. Yakni terpidana BB yang telah diputus incraht dalam perkara sebelumnya.  (#pidsus_kejari_bengkayang)

Bagikan Ke :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top