Pembukaan Perayaan Imlek 2570 dan Cap Go Meh 2019 di Bengkayang, Meriah!

Ada yang berbeda di malam Minggu pertama pada bulan Februari di Kabupaten Bengkayang. Biasanya masyarakat akan berkumpul di warung-warung Kopi atau Kafe yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Pasar Tengah atau Jalan Jerendeng AR, misalnya. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk malam itu.

Ratusan masyarakat Bengkayang dan pendatang terfokus pada kegiatan yang telah menjadi annual event di Kabupaten Bengkayang. Tepat pada Pukul 19.00 WIB, di Halaman Vihara Ariamarama, dengan resmi agenda Perayaan Tahun Baru Imlek dibuka.

Gimik Kemeriahan pada Pembukaan Agenda Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Ariamarama

Kemeriahan Vihara yang sebelumnya telah dihiasi dengan ratusan lampion kian memuncak dengan hadirnya berbagai suguhan kesenian baik dari Etnis Tionghoa, Melayu maupun Dayak. Sentuhan nilai dan simbol dari ketiga etnis tersebut, begitu padu dan harmonis yang sekaligus menjadi diorama kehidupan masyarakat Bengkayang yang tetap guyub dalam perbedaan.

Pementasan Tarian 3 (tiga) Etnis dari Penggiat Seni Kabupaten Bengkayang

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Obaja, dalam sambutannya menyatakan bahwa Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh yang telah menjadi agenda tahunan akan masuk ke dalam agenda perayaan hari jadi kabupaten Bengkayang.

“Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh akan diintegrasikan ke dalam agenda tujuan wisata dan agenda Hari Jadi Kabupaten Bengkayang”, tegas Obaja.

Unsur Forkopimda dan Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek

Hadirnya pernyataan demikian semakin menguatkan adanya wholeness atau kesatuan paradigma untuk membangun kehidupan sosial dan iklim kepariwisataan di Kabupaten Bengkayang yang terintegrasi.

Dalam jangka menengah, tentunya langkah tersebut akan mendukung perkembangan sektor pariwisata alam yang menjadi andalan Kabupaten Bengkayang. Bukan isapan jempol belaka, Sabtu sore, ratusan penggiat alam yang memiliki tujuan utama untuk mendaki Bukit Jamur turun ke jalan untuk menikmati petangnya Kabupaten Bengkayang yang telah dihiasi dengan ribuan lampion di jalan protokol.

Semoga keguyuban masyarakat Bengkayang serta kesatuan cara berfikir untuk membangun sektor pariwisata terus tumbuh dan bergerak maju. Hingga nantinya, masyarakat yang datang ke Bengkayang tidak hanya disuguhi oleh keindahan alamnya saja, melainkan pula hadirnya tenan-tenan yang menjajakkan hasil produksi dari sektor pertanian dan perkebunan, sehingga perekonomian masyarakat Bengkayang mandiri dan berkemajuan.

Selamat Merayakan Tahun Baru Imlek 2570 dan Cap Go Meh Tahun 2019, Gong Xi Fa Chai!

Bagikan Ke :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top