Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

ZI Kejari Bengkayang

KEJARI BENGKAYANG – Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi)/WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sedangkan Wilayah Bebas dari Korupsi (Menuju WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang, Fachrizal, S.H. dalam acara Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Kejaksaan Negeri Bengkayang, di halaman Kantor Kejari Bengkayang, Rabu (24/03/2021).

Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Kejari Bengkayang dimaksudkan untuk mendukung dan sebagai bentuk implementasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kejaksaan.

Ada tiga sasaran yang ingin dicapai dalam Pembangunan Zona Integritas ini, yaitu terwujudnya peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas KKN, dan terwujudnya Peningakatan Kualitas Pelayanan Publik.

Lebih lanjut, Fachrizal, S.H. atas nama Kejaksaan Negeri Bengkayang mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan partisipasi yang luar biasa dari Bupati beserta jajaran Forkopimda Kab. Bengkayang yang telah hadir dan mendukung pencanangan Zona Integritas yang dilaksanakan oleh Kejari Bengkayang.

Dengan adanya Zona Integritas ini diharapkan juga akan merubah Manajemen menjadi semakin baik, meningkatnya Pengawasan Akuntabilitas Kinerja dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang bersifat konkrit.

Penetapan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi akan terwujud apabila Aparatur Sipil Negara memiliki sikap mental terpuji, bersih dan melayani yang ditunjukkan dengan perilaku yang menunjang seperti kerja dengan tulus, ikhlas dan cerdas, mengutamakan kepentingan masyarakat, menampilkan keteladanan sehingga penetapan zona integritas tidak hanya sebatas slogan saja.

Disamping itu, seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bengkayang juga harus mampu meningkatkan kinerja organisasi, profesionalisme dan produktifitas kerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melalui pelayanan yang optimal, pelayanan yang cepat, tepat, akurat dan nyaman. (kejaribengkayang.com)

Bagikan Ke :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top